PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisAdiksi

alkoholisme

alcoholism

Ringkasan Singkat

Istilah populer untuk ketergantungan alkohol yang ditandai dengan keinginan kompulsif untuk minum dan hilangnya kendali atas konsumsi.

Alkoholisme adalah istilah yang secara luas digunakan untuk menggambarkan sindrom penggunaan alkohol yang kompulsif dan dependen. Meskipun dalam terminologi medis modern istilah ini sering diganti dengan Gangguan Penggunaan Alkohol (AUD), 'alkoholisme' tetap digunakan dalam konteks hukum, sosial, dan kelompok bantuan mandiri. Kondisi ini mencakup ketidakmampuan untuk berhenti minum meskipun menyadari dampak buruknya terhadap kesehatan, keluarga, dan pekerjaan.

Alkoholisme melibatkan komponen fisik (seperti toleransi dan gejala penarikan diri) serta komponen psikologis (seperti keinginan yang sangat kuat atau craving). Sebagai penyakit kronis, alkoholisme tidak dapat 'disembuhkan' dalam arti penderita bisa kembali minum secara moderat, melainkan harus 'dikelola' melalui abstinensi total dan perubahan gaya hidup. Faktor genetik, lingkungan, dan psikologis semuanya berperan dalam perkembangan kondisi ini.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA)
  • World Health Organization (WHO)
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback